Topic: Ustadz

BIMBINGAN SINGKAT AMALAN HAJI (5)

hsi-abdullah-royHSI Bimbingan Haji, [12.09.16 01:46]
BIMBINGAN SINGKAT AMALAN HAJI (5)
Amalan haji pagi tanggal 10 Dzulhijjah s/d sore
1. Hari ini dinamakan hari kurban, dan inilah yang dimaksud yaumul hajj al akbar (hari haji yang paling besar), karena banyaknya amalan-amalan haji yang dilakukan di hari ini.
2. Setelah Shubuh, jama’ah haji berdoa dan berdzikir sampai terang, dan sebelum terbit matahari jamaah meninggalkan Muzdalifah menuju Mina sambil bertakbir dan bertalbiyah
3. Disunnahkan dalam perjalanan ke Minâ mengambil 7 butir kerikil (kurang lebih sebesar biji jagung) untuk melempar Jamroh ‘Aqobah.
4. Urutan amalan yang afdhol di hari ini adalah seperti yang dilakukan Rosûlullôh shollallôhu ‘alaihi wa sallam: Melempar Jamroh ‘Aqobah, kemudian menyembelih hadyu, kemudian menggundul atau memendekkan rambut, kemudian thowâf Ifâdhoh, kemudian sa’i bagi yang memiliki kewajiban sa’i.
5. Diperbolehkan tidak berurutan dalam mengerjakan amalan-amalan di atas, misalnya: menyembelih sebelum melempar, atau mencukur sebelum menyembelih, atau thowâf sebelum melempar.
6. Apabila sudah melakukan DUA dari TIGA amalan (melempar Jamroh ‘Aqobah, mencukur, thowâf Ifâdhoh) maka seseorang sudah TAHALLUL AWWAL (HALAL PERTAMA), artinya halal semua yang sebelumnya haram ketika ihrôm kecuali mendatangi wanita (berjimak), dia boleh berpakaian biasa, boleh memakai minyak wangi, dan boleh memotong kuku. Dan apabila sudah melakukan ketiga amalan tersebut semuanya maka dia sudah TAHALLUL TSÂNI (HALAL KEDUA), artinya halal semua yang sebelumnya haram ketika ihrôm, termasuk mendatangi istri (berjimak) diperbolehkan.
7. Menyembelih hadyu tidak mempengaruhi tahallul awwal dan tsani.
8. Apabila seseorang sudah mencukur setelah melempar Jamroh ‘Aqobah, maka tidak mencukur setelah sa’i, demikian pula sebaliknya. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
👤 Abdullôh Roy, MA;
Pengajar Kajian Berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi Musim Haji 1437 H/2016 M

🌐 CHANNEL HSI BIMBINGAN HAJI di Telegram: http://goo.gl/10mMdV

📱 HP: 0096650763848


Kumpulan Doa Dari al-Quran

hsi-abdullah-roy

ـ { رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ } .
ـ { رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ } .
ـ { رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ } .
ـ { رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ } .
ـ { رَبَّنَا إِنَّنَا آَمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ } .
ـ { رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ } .
ـ { رَبَّنَا آَمَنَّا بِمَا أَنْزَلْتَ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ } .
ـ { رَبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِي لِلْإِيمَانِ أَنْ آَمِنُوا بِرَبِّكُمْ فَآَمَنَّا رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ (193) رَبَّنَا وَآَتِنَا مَا وَعَدْتَنَا عَلَى رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ } .
ـ { رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ } .
ـ { أَنْتَ وَلِيُّنَا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الْغَافِرِينَ (155) * وَاكْتُبْ لَنَا فِي هَذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآَخِرَةِ إِنَّا هُدْنَا إِلَيْكَ } .
ـ { عَلَى اللَّهِ تَوَكَّلْنَا رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ (85) وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ } .
ـ { رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ (40) رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ } .
ـ { رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا } .
ـ { رَبَّنَا آَتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا } .
ـ { رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي (25) وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي } .
ـ { رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا } .
ـ { لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ } .
ـ { رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ (97) وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ } .
ـ { رَبَّنَا آَمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ } .
ـ { رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ } .
ـ { رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِن عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا } .
ـ { رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا } .
ـ { رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ } .
ـ { رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي } .
ـ { رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ } .
ـ { رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آَمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ } .
ـ { رَبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ (4) رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلَّذِينَ كَفَرُوا وَاغْفِرْ لَنَا رَبَّنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ } .


Kumpulan Doa Dari Hadits Shahih

hsi-abdullah-roy

Berikut ini adalah kumplan doa dari hadist shahih, yang dapat kita baca di waktu dan tempat-tempat mustajab. Bisa Anda download di HP atau komputer atau bisa juga di lihat langsung di website Umrah.co.id.

Please wait while flipbook is loading. For more related info, FAQs and issues please refer to DearFlip WordPress Flipbook Plugin Help documentation.


BIMBINGAN SINGKAT AMALAN HAJI (4)

hsi-abdullah-royHSI Bimbingan Haji, [11.09.16 15:31]
BIMBINGAN SINGKAT AMALAN HAJI (4)
Amalan haji malam tanggal 10 Dzulhijjah s/d pagi
1. Meninggalkan ‘Arofah dengan tenang tanpa tergesa-gesa menuju Muzdalifah setelah tenggelam matahari, dan bagi yang datang ke ‘Arofah siang hari maka tidak boleh meninggalkan ‘Arofah sebelum terbenam matahari.
2. Terus mengucapkan talbiyah dan takbir dalam perjalanan.
3. Setelah sampai Muzdalifah, yakinkan sudah berada dalam batas Muzdalifah, dan jangan terkecoh dengan banyaknya orang duduk atau tidur di sebuah tempat, karena belum tentu mereka berada di Muzdalifah.
4. Sesampai Muzdalifah sholat Maghrib dan ‘Isyâ’ dengan jama’ qoshr, satu adzân dan dua iqômah, tanpa ba’diyyah Maghrib dan ba’diyyah ‘Isyâ’.
5. Apabila takut tidak sampai ke Muzdalifah kecuali pertengahan malam maka sholat Maghrib dan Isya di ‘Arofah atau di perjalanan menuju Muzdalifah.
6. Setelah sholat, jama’ah haji beristirahat sampai Shubuh, dan tidak menghidupkan malam dengan mendengarkan ceramah, atau membaca Al Qur’ân, atau sholat malam dll. Kecuali sholat witir dan dua rokaat sebelum Shubuh karena dahulu Nabi shollallôhu ‘alaihi wa sallam tidak meninggalkannya.
7. Bermalam di Muzdalifah adalah KEWAJIBAN HAJI menurut jumhur ulama.
8. Mengambil kerikil untuk melempar Jumroh ‘Aqobah dilakukan di pagi hari ketika akan menuju Mina, dan tidak disunnahkan dicuci.
9. Orang yang sampai di Muzdalifah sebelum pertengahan malam wajib bermalam sampai pertengahan malam. Apabila meninggalkan Muzdalifah sebelum pertengahan malam maka tidak dianggap mabit.
10. Seseorang dianggap mabit (bermalam) di Muzdalifah, apabila berada di Muzdalifah SETELAH PERTENGAHAN MALAM, meski hanya lewat atau tinggal sebentar, baik di dalam kendaraan atau di luar kendaraan.
11. Waktu sholat Maghrib di Mekkah sekarang adalah jam 18.28 (enam lebih dua puluh delapan menit) dan waktu sholat Shubuh adalah 04.50 (empat lebih lima puluh menit) . Jadi pertengahan malam kurang lebih jam 23.39 (jam sebelas lebih tigapuluh sembilan menit).
12. Wanita, anak-anak, orang-orang lemah, dan yang mengurus mereka seperti mahrom, dan sopir diberi keringanan meninggalkan Muzdalifah di akhir malam sebelum Shubuh.
13. Mengerjakan shalat Shubuh di awal waktu kemudian berdzikir dan berdoa dengan menghadap kiblat sampai terang.
14. Meninggalkan Muzdalifah, dianjurkan sebelum matahari terbit, dan dibolehkan setelah terbit Matahari.

Semoga Allôh menerima amal ibadah kita semua. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
👤 Abdullôh Roy, MA;
Pengajar Kajian Berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi Musim Haji 1437 H/2016 M

🌐 CHANNEL HSI BIMBINGAN HAJI di Telegram: http://goo.gl/10mMdV

📱 HP: 00966507638487


BIMBINGAN SINGKAT AMALAN HAJI (3)

hsi-abdullah-royHSI Bimbingan Haji, [11.09.16 09:38]
BIMBINGAN SINGKAT AMALAN HAJI (3)
Amalan jama’ah haji ketika wuquf di ‘Arofah:
1. Wuquf di ‘Arofah adalah rukun haji, tidak sah haji orang yang tidak wuquf di ‘Arofah, oleh karena itu yakinkan seyakin-yakinnya Anda berada di ‘Arofah, dengan melihat batas, bertanya kepada petugas, dll. Dan bagi yang berada di kemah-kemah resmi maka dia sudah berada di ‘Arafah.
2. Boleh wuquf dalam keadaan berdiri, duduk, dan naik kendaraan, di dalam kemah maupun di luar kemah.
3. Tidak disyaratkan wuquf dalam keadaan suci dan menghadap qiblat. Dan sah orang yang wuquf dalam keadaan tidur.
4. Disunnahkan mengangkat tangan ketika berdoa di ‘Arofah dan menghadap qiblat.
5. Tidak disyari’atkan menaiki Jabal Rohmah dan tidak disyari’atkan berdoa dan berdzikir secara berjama’ah. Masing-masing jama’ah haji berdoa dan berdzikir sendiri-sendiri seperti yang dilakukan Rosûlullôh shollallôhu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya.
6. Hendaknya memperbanyak dzikir, talbiyah, dan berdoa kepada Allôh, karena sebaik-baik doa adalah doa di hari ‘Arofah. Termasuk dzikir adalah dzikir sore, membaca Al Qur’ân, tasbîh, tahlîl, takbîr, sholawat untuk Nabi shollallôhu ‘alaihi wa sallam, dll.
7. Yang afdhol seorang muslim berdoa dengan do’a-do’a yang ada dalam Al Qur’ân dan Al Hadits, dengan memahami maknanya, dan boleh berdoa dengan selain bahasa Arab yang benar maknanya.
8. Mintalah kepada Allôh kebaikan dunia dan akhirat. Kebaikan dunia seperti rezeki yang luas dan halal, istri yang sholihah, keturunan yang menyejukkan mata, ilmu yang bermanfaat, amal yang sholih dll. Kebaikan akhirat seperti selamat dari adzab setelah mati baik adzab kubur maupun neraka, selamat dari berbagai kesusahan setelah dibangkitkan di hari kiamat, mendapatkan surga, keridhoan Allôh, dll.
9. Doakanlah dengan kebaikan untuk orang yang telah berwasiat kepadamu, dan doakanlah untuk kaum muslimin.
10. Wuquf di ‘Arofah adalah kesempatan yang baik untuk bertaubat kepada Allôh dari segala dosa, memohon ampun kepadaNya, merendahkan diri dan mendekat kepadaNya, oleh karena itu jangan sia-siakan waktu wuquf yang hanya sebentar ini dengan berjalan-jalan, bercanda, banyak tidur, berfoto-foto dll.
11. Anda dalam keadaan ihrôm, diharuskan untuk menjauhi larangan-larangan ihrôm, diantaranya mendatangi istri. Barangsiapa yang mendatangi istrinya dalam keadaan ihrom sebelum tahallul awal maka HAJINYA RUSAK, diharuskan menyelesaikan hajinya, diharuskan haji tahun depan, dan diharuskan menyembelih unta di Mekkah dan dibagikan dagingnya kepada orang-orang miskin disana.

Semoga Allôh mengampuni dosa kita, memasukkan kita ke dalam surgaNya, dan menyelamatkan kita dari nerakaNya. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
👤 Abdullôh Roy, MA;
Pengajar Kajian Berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi Musim Haji 1437 H/2016 M

🌐 CHANNEL HSI BIMBINGAN HAJI di Telegram: http://goo.gl/10mMdV

📱 HP: 00966507638487